Mengasyikkan Ataupun Berbahaya Tuk Bayi?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kadang-kadang ada beberapa kegiatan yg senang Kalian kerjakan saat masih lajang ataupun masih berkencan bersama pasangan Kalian. Akan tetapi sewaktu sudah berkeluarga dan mempunyai anak-anak, kadang-kadang masih ada kegiatan yg sebetulnya kurang patut tuk dikerjakan bareng anak-anak yg berusia masih benar-benar muda. Soalnya perkembangan fisik dan psikologis yg berlainan bersama orang dewasa, sebaiknya pikirkan baik-baik sebelum Kalian melakukan kegiatan pada dibawah ini bareng buah hati Kalian.
1. Menonton pada Bioskop
Mengajak buah hati Kalian menonton film memang terdengar menggembirakan. Akan tetapi, ada baiknya bila Kalian tak mengajak bayi Kalian menonton film pada dalam bioskop yg gelap dan bising. Efek suara lebih dari 90 desibel bisa memunculkan kerusakan permanen di pendengaran anak berusia dua tahun, dan bahkan rata rata gelombang suara film ramah anak berada pada angka 130 desibel. Sebaiknya belilah DVD tuk ditonton bersama-sama pada hunian. Apabila anak Kalian sudah memasuki usia balita, jangan ragu mengajaknya menonton. Akan tetapi, tentukan film yg dipilih sungguh patut tuk usianya.
2. Perjalanan Jangka Jauh
Bagi anak-anak, menghabiskan banyak waktu pada atas pesawat ataupun kereta adalah perihal yg menjemukan. Tak heran banyak anak kecil yg menangis dan rewel. Akan tetapi, ternyata bayi pada atas tiga bulan sudah dapat menyesuaikan diri bersama perjalanan udara. Selain itu, bayi jua belum dapat berjalan dan banyak bergerak, jadi Kalian tak membutuhkan cemas mesti mengejar mereka pada pesawat ataupun kereta :). Apabila anak Kalian berusia pada atas 3 tahun, bawalah mainan, buku mewarnai dan camilan favorit mereka supaya mereka tak bosan.
3. Kedai makanan Fine Dining
Suasana fine dining yg tenang dan sunyi bikin banyak tamu kedai makanan berukuran mewah merasa terusik bersama anak-anak yg rewel. Sebetulnya, belum ada kedai makanan pada Indonesia yg melarang menjinjing anak kecil, tetapi sebagian besar hadirin kedai makanan merasa momen mereka terusik oleh tangisan bayi yg tidak kunjung usai. Alasannya? Banyak yg sepakat kedai makanan mewah bukan family friendly spot, melainkan lokasi berkumpul yg serius dan intim. Ketimbang momen Kalian dihabiskan bersama mencoba menghentikan tangisan buah hati Kalian, kreasikan waktu keluarga yg asyik pada hunian, ataupun titipkan si kecil di keluarga di dekat.